Minuman Es Siwalan Khas Lamongan - Walau namanya es dawet, jangan berharap menemukan dawet didalamnya. Yang ada malah irisan buah herwarna putih bening. Penyuguhannya ditambah santan dan legen. Nah, legen ini diperoleh dari sadapan pohon nira. Warnanya cokelat keemasan dan agak kental.
Ketika diminum langsung terasa seperti sedang menikmati kelapa muda. Hanya bedanya bau harum legen langsung menyergap hidung.
“Sebenarnya minuman ini cuma ada di daerah Paciran, Lamongan. Saya tertarik untuk berjualan es dawet siwalan karena belum ada yang menjual di kota,” papar Choirulhuda (38), satu-satunya penjual es dawet di alun-alun Lamongan. Seperti halnya para penjual makanan di kawasan alun-alun, Choirulhuda pun mulai berdagang pukul 16.00. “Biasanya pukul 20.00 dagangan saya sudah habis. Kalau Minggu malah lebih cepat. Magrib-Magrib sudah habis,”aku pria yang menjual Rp 1.000 per gelas.
Setiap hari tak kurang dari 25 buah siwalan diolahnya menjadi dawet. Sementara untuk legennya dihabiskan 3 botol berukuran 1,5 liter. Seluruh bahan itu oleh Choirul didatangkan langsung dari Paciran. “Saya sengaja ambil dari sana. Karena mutunya bagus. Jadi pelanggan puas,” kata pria berkacamata ini.
See Also; LADU, Jajanan Lebaran Khas Bojonegoro